Hujan

Tampilkan postingan dengan label The Gift : My Days. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label The Gift : My Days. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Juni 2019

Mengisi Waktu Saat Puasa

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

***

Saat puasa adalah saat di mana kita harus bisa mengendalikan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan puasa. Selain itu, kita juga diharapkan bisa mengendalikan diri dari segala hal yang sia-sia; baik itu terhadap fisik kita maupun terhadap batin kita.

Secara fisik  kita melakukan aktivitas fisik secara berlebih. Nah kan, tentu hal tersebut akan melelahkan dan membuat tenaga kita mudah terkuras, lelah, haus, dan lapar. Secara batin misalnya kita melakukan sesuatu yang tercela; misalnya ghibah atau membicarakan aib orang lain, marah-marah, atau pun hal lain yang dilarang agama. Meskipun tidak membatalkan puasa namun sayang kan jika puasa kita hanya haus dan lapar saja tanpa pahala?

Yes, menyiasati hal tersebut ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Beberapa aktivitas yang bisa digunakan untuk mengisi saat berpuasa antara lain;

1. Membersihkan rumah

Oke. Ini mungkin akan sedikit membuat kita mengeluarkan keringat, namun membersihkan rumah dengan tenaga yang dihemat tentu tak apa kan? Well, momen Ramadhan adalah momen jelang lebaran yang biasanya akan identik dengan teman dan kerabat yang anjangsana
Maka rumah bersih adalah keharusan. Hihi.. gak mau kan jadi bahan olokan karena rumah kotor?

2. Bermain sambil belajar

Saat puasa dan sudah liburan bagi seorang ibu bekerja adalah termasuk momen langka yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin momen tersebut untuk digunakan bersama anak anak. Supaya lebih bermanfaat, kita bisa mengajak anak belajar sambil bermain.

3. Membuat Kue Lebaran

Hihi.. ini seakan menjadi aktivitas wajib saat puasa. Membuat berbagai kue kering untuk lebaran bisa menjadi aktivitas mengasyikan lhoh. Anak-anak menjadi lebih kreatif.

4. Shopping

Haha. Ini juga yang bisa dilakukan di bulan puasa untuk menyambut lebaran. Kita bisa mencarikan baju baru, dll.

5. Perbanyak ibadah

Ini selain menenangkan juga berpahala. Lakukan bersama anak-anak untuk mengajari mereka tentang ibadah di bulan puasa

Nah, Gaes! Itu tadi berbagai pilihan hal bermafaat yang bisa dilakukan saat pussa.

*tulisan ini diikutkan dalam blog challenge bersama #bloggerperempuan dalam #30HariKebaikanBPN

#RamadhanHari ke 26
~from Rumah Teduh with Luv

Kamis, 30 Mei 2019

Tradisi Lebaran

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

***

Mom, sudah siap apa saja, nih, di rumah jelang lebaran? And sudah siap ngapain saja, nih, di rumah jelang lebaran? Hmm.. pasti yang sibuk bingit ya Mommy-mommy kan yaa. Dari mulai urusan logistik hingga urusan domistik *haha*, dari mulai badan sendiri sampe seluruh family *halah..hihi*. Well, begitulah setiap lebaran, kita pasti akan punya berbagai tradisi yang mungkin sama atau bisa jadi berbeda tapi tetap saja garis besarnya adalah Bahagia dan Sibuk. Termasuk sy 😊

Yess. Bahagia dan sibuk seakan menjadi tradisi jelang lebaran yang kemudian dilanjut dengan perayaan hari raya 'Idul Fitri. Sy harus bangun jam tiga pagi untuk memasak, Mom! Hihi. Iyes. Masih ada kenduri bergiliran di kampung kami. Meski memasak sederhana saja, tapi jika tidak terburu bangun mungkin sy jadi tidak bisa ikut salat 'Id. Sayang, kan? Jadi secepat mungkin sy harus sudah menyiapkan semuanya. Jam lima pagi giliran menyiapkan Mas Farhan dan Mas Fatan, baru kemudian me myself :) setelah salat 'Id, sy kembali pulang dan menata tujuh belas paket nasi n lauk di meja tamu untuk dikendurikan. *ah.. berasa jadi tukang catering. Haha. Kebetulan Rumah Teduh berada paling ujung yang artinya akan mendapatkan giliran terakhir. Sementara menunggu si Mas dan para tetangga yang akan kenduri di rumah, sy menyempatkan sedikit beberes dan menyiapakan bawaan untuk mudik *hihi..kalo boleh sy bilang mudik sihhhh. Wong ya dekat. Sudah sy tulis di postingan Mudik Asyik.

Sekitar jam sembilan akhirnya si Mas dan tetangga datang ke rumah. Well.. kebayang gak sih, Gaes, apa yang dibawa si Mas? Yuppp.. enam belas paket nasi dan lauk. *glek. Diapain coba? Yaaaa.. dikumpulin aja. Hanya sy bereskan di atas meja (karena keburu mudik), dan biasanya akan sy bawa beberapa ke rumah orang tua.

Begitulah setiap tahun :) Alhamdulillah banyak makanan banyak rezeki. Biasanya sepulang mudik (sore atau malam), sy baru memilah antara lauk kering (tahu tempe), ayam goreng, lauk basah, nasi, dan kue. Kemudian sy masukan lemari pendingin untuk lauk keringnya. Nasinya dipanaskan. Lauk basah dihangatkan. Dan well, tunggu besok-besoknya aja sih mau diapain. Yang jelas sy sudah sedia kecap, petis, dan bumbu dasar di rumah.

Nasinya? Kalo longgar ya bisa jadi kerupuk. Kalo sibuk ya... ada deh. Hehe.

Begitulah salah satu tradisi lebarang di kampung sy yang masih saja lekat hingga sekarang  padahal di seminggu kemudian akan ada lagi lebaran ketupat. Nahh.. ini nihh.. ada tradisi ater-ater keliling kampung; lontong, ketupat, lepet, dan dilengkapi kuah sayur seger ;)

Akhirnya.. selain tambah rekat tali silaturrahim dengan saling anjangsana, kumpulin'sangu' hari raya buat anak-anak, kami juga tambah seger dan makur karena banyak makanan di hari lebaran. :)

Moms tradisi lebarannya bagaimana?

*tulisan ini diikutkan dalam blog challenge oleh #bloggerperempuan dalam #30HariKebaikanBPN

#RamadhanHarike 25

~from Rumah Teduh with Luv

Minggu, 26 Mei 2019

Puasa Menyenangkan Untuk Anak-anak

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

***

Mom, mengenalkan puasa kepada anak-anak sangatlah dianjurkan sedini mungkin. Ketika mereka sudah dapat faham apa itu puasa di bulan Ramadhan, bagaimana makan sahur dan berbuka, apa saja yang dianjurkan dan dilarang jetika sedang berpuasa, maka mengajarkan anak berpuasa adalah sebuah keharusan bagi orang tua. Biarkanlah mereka ikut makan sahur. Mengajari salat Shubuh berjamaah. Dan membiasakan berpuasa meskipun hanya setengah hari kemudian sudah atau setengah hari kemudian bersambung. Yes, ala bisa karena biasa. Kemudian, mereka pun akan dengan sendirinya mengerti tentang puasa dan hal-hal baik di dalamnya, serta di tahun selanjutnya mereka akan mengerti tentang kewajiban berpuasa bagi setiap Muslim sehingga ketika mereka menunaikan kewajiban itu tak ada beban dan tak sampai membuat puasa mereka 'bolong' karena godaan. Hehe.. banyak lhoh bukti nyata di depan mata tentang puasa remaja atau pun orang dewasa yang 'bolong'! Kelihatannya puasa, bilang orangtuanya puasa, ehhhh.. di jarak sekian kilometer ternyata mereka sudah berbuka lebih awal dengan teman-teman sebayanya. Trus, pulang ke rumah bilangnya masih tetap puasa. Na'udzubillah.

Mom, lantas bagaimana membuat anak-anak dan remaja (bahkan mungkin orang dewasa) jujur kepada diri mereka sendiri dan orang lain bahwa mereka benar-benar menunaikan puasanya? Hmm.. sy rasa semua dimulai sejak dini; sejak mereka mulai belajar berpuasa. Well, seperti sy tulis di atas bahwa mereka tidak terbebani saat berpuasa tapi yang ada malah senang berpuasa. ;)

Untuk membuat mereka senang berpuasa dan berpuasa menyenangkan, sy akan berbagj tips yang bisa diterapkan, ya, Mom :) ehh.. sy menerapkan beberapa yang mungkin kepada Mas Farhan, lho! Secara tahun ini adalah tahun pertama Mas Farhan belajar berpuasa rutin meski hanya sampai jam 10/11 (haha.. tak sampai setengah hari, Gaes!)

Tips berpuasa menyenangkan bagi anak-anak adalah:

1. Mengenalkan dan mengajak makan sahur dengan menu kesukaan mereka.

Iyes, Mom. Penting sekali membiarkan anak-anak memilih menu makan sahur mereka supaya mereka bersemangat untuk bangun dan makan sahur. Iya, lhoh! Membuat anak-anak bangun sahir saja itu berat, Gaes!! Makanya tetep semangat. Oke lah, kita akan sedikit repot dengan hal ini, tapi demi anak-anak kita mulai belajar sepertinya tak salah jika kita sedikit mengalah ya kan ya kaann! Selanjutnya seiring waktu berjalan, kita mengenalkan dan mengajarkan anak sahur dengan menu keluarga yaa.. :)

2. Mengajarkan ibadah yang mudah

Sebenarnya sih tak ada ibadah yang sulit, hanya saja terkadang anak-anak merasa bahwa salat dan mengaji itu termasuk hal yang aduhai membosankannya. Nahh, inilah tugas kita, Mom. Yang dibutuhkan anak-anak adalah contoh nyata karena mereka itu masih tergolong imitator sejati. Hihi.. jadi kalau kita ingin mengenalkan salat dan mengaji, yaaa.. kita lakukan bersama anak-anak ya.

3. Memberikan aktivitas yang menyenangkan.

Ya. Anak-anak akan banyak tergoda dengan berbagai makanan dan minuman meskipun kadang mereka merasa takblapar. Maka tugas kita lah mengalihkan perhatian mereka dari makanan dan minuman di sekitar mereka. Caranya dengan memberikan aktivitas menyenangkan. Misalnya: belajar bersama, menonton televisi bersama, bermain bersama, atau mungkin membersihkan rumah bersama. Ya, kebersamaan itulah yang sebenarnya menyenangkan bagi anak-anak. Apalagi saat itu kita sekaligus dapat menyelipkan pengetahuan tentang hal yang kita lakukan bersama tersebut kepada anak-anak kita. Tapi perli diingat ya.. aktivitas apapun jangan sampai yang membuat capek bingit!

4. Luangkan istirahat cukup.

Salah satu hal yang malas dilakukan anak-anak adalah tidur siang. Haha.. sy kadang ngantuk dan tertidur duluan eh anak-anak udah nyelip keluar buat bermain aja. Di sinilah ketelatenan itu diperlukan. Kita bisa merayu anak-anak agar mau tidur siang dengan beberapa cara, misalnya: "nanti bangun tidur kita nyiram bunga bersama yaa" (hihi, anak-anak paling suka mainan air, Mom) atau dengan bilang "ntar kalau mau tidur siang ibuk masakin kue kesukaannya Adek yaa". Konsekuensinya, ya pasti kita harus menepati janji itu, dunk! Kalau sudah terbiasa tidur siang, sy yakin mereka akan rutin tidur siang tanpa adegan rayuan.

5. Ajak anak menyiapkan menu berbuka puasa

Ini juga agak sedikit rempong, Mom :) menyiapkan menu berbuka puasa sama anak-anak tuh kadang membuat apa yang kita kerjakan berasa lebih lama. Haha.. tapi mau gimana lagi coba! Atau kalau memungkinkan, ada suami yang menemani anak-anak dan kita memasak. Hihi.. itu yang lebih baik. Pun sesekali mengajak anak untuk ngabuburit dan berbuka puasa di luar juga akan menjadi hal baru dan tak monoton bagi anak-anak. Anak-anak senang, mommy apalagi!! *haha.. secara jadi gak masak, gitu, lhoh!!

6. Tidur malam lebih awal.

Ini penting sekali, lhoh! Tidur lebih awal tentu akan memudahkan kita bangun lebih awal dan anak-anak juga mudah untuk dibangunkan sahur. Setelah tarawih dan mengaji, ajaklah anak-anak belajar dan tidur lebih awal. Jangan biasakan nyalakan tivi setelah isya ya, Mom.. kenapa eh kenapa? Iya.. karena menurut pengalaman sy, anak-anak akan lebih sulit tidur ketika mereka bersiap tidur terlalu larut. Istilah orang Jawa adalah "kejugrak". :D

7. Kasih tahu anak-anak bahwa ada hal spesial di hari istimewa (Ramadhan dan Lebaran)

Anak-anak akan sangat suka dengan kabar gembira. ;) Mengajari anak-anak tentang zakat fitrah, sedekah, dan beribadah di bulan Ramadhan akan sangat dicintai Allah pasti membuat anak-anak semangat untuk berpuasa. Kemudian berkisah tentang lebaran juga pasti membuat anak-anak antusias menyambutnya. Euforianya, beli baju baru, persiapan kue lebaran, anjangsana ke kerabat dan teman, pasti akan menjadi hal yang dinanti anak-anak.

Oke, Mom! Itu tadi tips berpuasa menyenangkan untuk anak-anak yang mudah diterapkannya kan ya? Semoga berguna bagi kita semua. Semoga puasa kita diberikan kelancaran dan kemudahan. Aamiin. Berkah untuk kita, anak-anak, dan keluarga. Happy fasting, Mom!

*tulisan ini diikutsertakan dalam blog challenge oleh #bloggerperempuan dalam #30HariKebaikanBPN

#RamadhanHari ke 21

~from Rumah Teduh with Luv

Ketika Saya Online di Bulan Ramadhan


Bismillahirrahmanirrahim

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

***

Mom, masih online kan saat puasa di bulan Ramadhan kali ini? Hihihi... pasti iyes, lah. Mommy milenial kan ya kan yaaaa :) Bulan Ramadhan adalah bulan istimewa yang kebaikannya akan dibalas dengan pahala berlipat ganda. Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan yang seharusnya dipenuhi dengan ibadah yang istiqomah.


Senin, 20 Mei 2019

Kenapa Memilih Bedak Wardah?

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

***

Memakai bedak adalah hal lumrah dan hampir wajib untuk para wanita. Bahkan, mungkin bermake up menjadi belum sempurna jika belum memakai bedak di sentuhan akhirnya. Tak hanya untuk keperluan penting saja, lhoh, wanita harus memakai bedak. Sy ingat bagaimana nenek sy suka menegur jika sy tak memakai bedak setelah mandi. Hihi.. jadi seakan-akan, memakai bedak adalah salah satu indikator kita sudah mandi apa belum. Haha.. itu menurut nenek sy, lhoh, Mom!

Time flies. Hingga di masa senja-nya pun nenek sy masih rajin memakai bedak setelah mandi ataupun setelah sekadar mencuci muka. Ahh.. bagi nenek nenek saja tampil cantik itu perlu, Mom. Apalagi, bagi kita? Ye kan ye kaaannn? Well, berbedak juga salah satu usaha tampil cantik bagi seorang wanita. Apalagi saat ini, ketika berbagai produk kecantikan (termasuk bedak) begitu ramainya menghiasi layar televisi kita. Hampir semuanya menawarkan hal yang sama; yakni mempercantik wajah. Hmm.. siapa yang tidak kesengsem dengan tawaran para wanita cantik bintang iklannya, Mom? Yes. Pasti yang terbayang saat melihat iklan tersebut adalah bahwa kita akan bisa tampil secantik bintang iklan kosmetik itu. Haha.. possible, sih! Tapi yak lihat sikon dulu kali yaa. Bagaimanapu  kita harus bisa memilih produk yang sesuai dengan wajah kita..eh.. juga jangan lupa sesuaikan budget, Mom.

Salah satu produk kecantikan wajah yang sy rekomendasikan adalah yang bintang iklannya punya nama yang sama dengan sy *aihhh..haha.. apaan, coba! Well.. mungkin Mommy tahu Dewi Sandra. Iyya.. Dewi Sandra dan bukan Sandra Dewi, lho! Dewi Sandra adalah salah satu public figure yang wajahnya tak asing lagi dalam iklan produk Wardah. Dan untuk bedak, sy memilih Bedak Wardah.

Bedak Wardah mempunyai beberapa varian yang bisa dipilih berdasarkan jenis kulit Anda. Seperti yang sy baca dari review bedak Wardah di bukalapak.com, berikut ini adalah 10 jenis bedak Wardah beserta keunggulannya yang bisa menjadi referensi.

1. Wardah Instaperfect Matte Fit Powder Foundation, mampu menyamarkan tampilan pori-pori

Tentu kita ingin tampak flawless dan cerah saat menghadiri acara. Nah, Wardah Instaperfect Matte Fit Powder Foundation ini bisa menjadi pilihan kita karena compact powder ini hadir dengan kandungan foundation bertingkat coverage tinggi.

Bedak Wardah ini juga mampu memberikan efek mencerahkan, dan memiliki formula yang ringan, sehingga hasilnya mampu menyamarkan pori-pori karena teksturnya yang halus. Powder foundation yang memiliki kandungan superfine minerals ini hadir dalam tiga pilihan shades yang seluruhnya bisa menjadi pilihan warna kulit perempuan Indonesia. Harga bedak Wardah terbaru ini kisaran Rp95 ribu.

2. Wardah Everyday Shine Free BB Loose Powder, cocok untuk kulit berminyak

Produk ini adalah bedak tabur transparan yang mengandung oil absorber yang mampu membantu mengendalikan minyak berlebih pada wajah. Wardah Everyday Shine Free BB Loose Powder memiliki tekstur ringan dengan partikel light-reflecting, dan hasil akhirnya adalah soft focus yang membantu menyamarkan garis halus pada wajah.

Karena kemasannya yang kecil, bedak tabur ini bisa dibawa kemana mana untuk touch up saat wajah sudah mulai mengilap. Wardah Everyday Shine Free BB Loose Powder bisa dobeli dengan kisaran harga Rp52 ribu

3. Wardah Acne Face Powder, mengandung salicylid acid yang cocok untuk kulit berjerawat

Mungkin ini adalah salah satu bedak yang jarang terdengar namun bukan berarti produk ini tidak bagus, lho! Wardah menghadirkan Acne Face Powder yang cocok untuk kulit sensitif dan berjerawat. Berbeda dengan jenis bedak Wardah lainnya, kandungan salicylic acid  dalam bedak ini adalah bahan utama sebagai obat anti-acne.

Kandungan lainnya yakni triclosan yang membantu melawan bakteri penyebab jerawat. Wardah Acne Face Powder bisa dibeli dengan harga kisaran Rp35 ribu.

4. Wardah Acnederm Face Powder, hasil matte cocok untuk kulit sensitif

Untuk kulit yang sedang sensitif, terkadang sangat sulit bagi kita menentukan bedak tabur yang cocok. selain Wardah Acne Face Powder, bedak Wardah Acnederm juga cocok untuk kulit yang sedang sensitif atau berjerawat. butiran dari loose powder ini halus sehingga mampu mengunci base make up dengan natural yang akhirnya menjadi matte.

Selain itu, bedak ini juga mampu membantu mencerahkan kulit dari dan menyerap minyak berlebih sehingga wajah tidak mudah mengilap. bedak tabur Wardah ini bisa dibeli dengan kisaran harga Rp40 ribu.

5. Wardah Lightening BB Cake Powder, formulanya ringan dan cocok untuk sehari-hari

Bedak Wardah Lightening BB Cake Powder adalah salah satu bedak yang bisa dipakai sehari-hari. Formulanya seperti BB cream yang ringan di kulit dan mampu meratakan warna kulit dengan natural. Bedak Wardah ini mengandung SPF 15 PA++ mengandung oil-balancing beads dan UV filter agents yang membantu kulit wajah normal cenderung berminyak tampak bebas kilap, matte, cerah alami sepanjang hari.

Formula bedak yang seperti inilah yang sesuai digunakan sehari-hari tanpa menggunakan foundation atau BB cream sebelumnya. Cukup aplikasikan bedak ini untuk menghasilkan no makeup makeup look. Bedak ini bisa dibeli dengan harga kisaran Rp46 ribu.

6. Wardah Lightening Two Way Cake Light Feel, perpaduan bedak dan foundation yang terasa ringan

Bedak Wardah Lightening Two Way Cake Light Feel ini adalah perpaduan bedak dan foundation. Teksturnya yang halus dan lembut ini mampu bertahan lama saat digunakan pada wajah apalagi buat yang memiliki kulit wajah kombinasi dan berminyak.

Selain itu, bedak Wardah Lightening Two Way Cake Light Feel ini juga dilengkapi dengan ekstrak licorice, UV Protection dan juga vitamin E yang dapat sekaligus menjaga kesehatan kulit wajahu Harga yang ditawarkan juga masih cukup terjangkau yaitu kisaran Rp50 ribu.

7. Wardah Exclusive Two Way Cake, hasil matte yang memiliki tekstur lembut

Sesuai dengan namanya, bedak Wardah Exclusive Two Way Cake ini memiliki keunggulan yaitu dapat menutupi noda-noda di wajah secara sempurna. Bedak yang merupakan perpaduan foundation ini juga tahan seharian jika digunakan untuk berbagai aktifitas, lho. Hasil akhir Wardah Exclusive Two Way Cake tetap terlihat matte dan mempunyai tekstur lembut dan halus ketika digunakan pada wajah.

Ada lima pilihan shade yang bisa disesuaikan dengan wajah Anda yaitu, light beige, sheer pink, sandy beige, natural dan coffee beige. Produk ini ditwarkan dengan kisaran harga Rp85 ribu, dan untuk refill kisaran Rp55 ribu.

8. Wardah Lightening Two Way Cake Extra Cover, mampu membuat kulitmu setingkat lebih cerah

Teksturnya halus dan ringan di wajah. Bedak ini juga dapat menutupi noda hitam pada wajah. Sehingga sesuai sekalibuat Anda yang punya noda hitam bekas jerawat dan butuh bedak dengan daya coverage tinggi.

Bedak ini juga bisa digunakan untuk wajah berminyak karena bedak ini bisa membuat wajah bebas kilap seharian, halus, dan membuat kulit tampak setingkat lebih cerah. Wardah Lightening Two Way Cake Extra Cover hadir dengan empat pilihan warna yaitu, light beige, golden beige, sheer dan natural yang bisa didapatkan dengan harga Rp55 ribu.

9. Wardah Everyday Luminous Compact Powder, tekstur yang halus di kulit

Wardah Luminous Compact Powder memiliki partikel bedak yang halus dan aman untuk dipakai buat yang memiliki kulit sensitif karena kandungan micronized powder di dalamnya. Terlebih, Wardah Luminous Compact Powder juga memiliki oil control untuk membuat wajah bebas kilap.

Teksturnya sangat ringan bahkan terasa seperti tak berbedak. Bedak ini bisa dibeli dengan kisaran harga Rp30 ribu.

10. Wardah Luminous Face Powder, mengandung micropowder sehingga hasilnya menyatu di kulit

Salah satu bedak tabur yang patut dicoba adalah Wardah Luminous Face Powder yang memiliki kandungan oil control untuk membuat wajah bebas kilap seharian. Sesuai untuk pemilik kulit wajah berminyak dan berjerawat.

Keunggulannya adalah memiliki partikel micropowder sehingga dapat menempel dengan baik dan sempurna pada wajahmu. Jadi, wajah terlihat dan terasa halus lembut selama pemakaian. Harganya berkisar Rp46 ribu.

Nah, sudah sedikit banyak tahu, kan, pilihan bedak Wardah yang sesuai dengan wajah kita, Mom?

*tulisan ini diikutkan dalam blog challenge oleh #bloggerperempuan dalam #30HariKebaikanBPN

#RamadhanHari 15

~from Rumah Teduh with Luv

Jumat, 17 Mei 2019

Cantik dengan Tunik

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

***

Tunik. Mommy pasti sudah tak asing dengan kata tersebut, kan? Yess... kata tersebut sudah mengakrabi para wanita jika membahas tentang fashion. Ada banyak model pakaian yang menjadi pilihan. Dari mulai dress panjang, baju tanpa lengan, busana casual, hingga pakaian resmi, maka tunik bisa menjadi bagian netral yang bisa digunakan di waktu yang fleksibel untuk segala usia. Yup, dari anak-anak, remaja, wanita dewasa, hingga nenek-nenek bisa, lhoh, memakai tunik. Hehehe.

Tunik merupakan baju longgar panjang hingga sekitaran lutut. Jika mengingat masa kecil, maka sebutan tunik saat ini hanyalah trend yang berulang, dulu ibu sy menyebut baju longgar panjang sekitaran lutut dengan istilah 'baju kurung'. Nahh.. sekarang model baju seperti itu in kembali karena bisa dipadupadankan dengan berbagai bawahan, bisa dengan atau tanpa hijab (mungkin jika untuk non muslim), bisa menyesuaikan moment saat kita memakainya. Btw, kebayang Kak Ros di Upin Ipin, kan? :)

Seperti yang dilansir dalam Griya Clothes ada berbagai macam tunik yang bisa menjadi referensi berbusana Anda.

1. Tunik Simple
Untuk busana casual sehari-hari, tunik sederhana (longgar dan panjang tanpa terlalu banyak aksen) bisa menjadi pilihan. Padupadankan dengan jilbab senada untuk menambah tampilan Anda lebih menarik, ya, Mom. Tunik simple bisa dipasangkan dengan  bawahan celana ataupun rok span.

2. Tunik Peplum
Tunik peplum pas untuk Mommy yang feminim. Bisa dipadupadankan dengan celana jeans atau bahan. Tunik jenis ini juga cocok untuk digunakan sehari-hari.

3. Tunik Chiffon
Tuni dengan bahan chiffon yang lembut, motif dan degradasi warnanya sesuai menjadikan tunin chiffon banyak diminati.

4. Tunik Vest Atau Tunik Rompi
Ini merupakan tunik dengan outer yang bisa membuat pemaikainya tampak elegan namun santai.

5. Tunik Asimetris
Tunik berbentuk asimetris yang pas bisa membuat salah satu medel baju yang tak biasa namun fashionable.

6. Tunik Dress
Seperti namanya, tunik dress mempunyai model seperti dress pada umumnya namun lebih panjang.

7. Tunik Atasan
Untuk tunik atasan, bagian depan lebih pendek (bahkan seperti baju biasa) namun dengan bagian belakang yang panjang munkin hingga di bawah pinggul. Untuk tunik jenis ini, jangan gunakan celana ketat, ya, Mom.

8. Tunik Abaya
Ini adalah kombinasi antara tunik dan abaya. Jadi secara desain, ini adalah abaya yang menyerupai tunik. Jadi secara biasanya abaya dipakai di acara formal, maka karena dimodel seperti tunik, tunik abaya juga akan pas dipakai saat santai.

Well, itu tadi beberapa referensi tanpa gambar (haha.. sy belum mempunyai banyak referensi gambar; belum sempat buatnya, Mom.. heu, rebutan hape mulu sama si kecil shalih), ya.. yang mungkin bisa menjadi panduan dan pertimbangan mommy kece jika ingin memakai tunik.

Oh ya, penting juga, buatlah tunik yang pas di  badan ya. Tidak terlalu ketat, lho! Jadi tunik tersebut juga akan sesuai dipakai dengan hijab dan bawahan rok atau celana. InsyaAllah, tunik yang pas dipakai tersebut tidak akan menyalahi syariat Islam, kok, Mom. :)

*tulisan ini diikutkan dalam Blog challenge oleh #bloggerperempuan dalam #30HariKebaikanBPN

Semoga  bermanfaat, ya. :)

~from Rumah Teduh with Luv

Kamis, 16 Mei 2019

Memasak Ketupat Lezat Secara Cepat

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

***

Ingat 'Idul Fitri, ingat ketupat, dunk!! Hehe.. Iya, kan, Mom? Salah satu hal yang identik dengan lebaran ya adanya ketupat di daftar sajian meja makan. Memasak ketupat yang sudah menjadi tradisi Idul Fitri mempunyai sejarah panjang di Indonesia. Menurut asalnya, tradisi memasak ketupat dimulai di masa Sunan Kalijaga. Ketupat yang dalam Bahasa Jawa disebut kupat berarti ngaku lepat (mengaku bersalah) karena saat Idul Fitri adalah momen yang sangat ditunggu untuk bermaaf-maafan. Karena itu, saat bulan Syawal adalah saat yang pas untuk membuat ketupat.

Memasak ketupat tidaklah semudah memasak nasi pada umumnya meskipun bahan dasar membuat ketupat adalah beras. Begitu pula caranya yang agak ribet membuat mommy-mommy milenial lebih suka 'beli jadi' daripada memasak sendiri. Hehe.. padahal sebenarnya sekarang membuat ketupat tak lagi memerlukan waktu semalam suntuk seperti yang dilakukan nenek sewaktu sy kecil, lhoh! Yes, ada cara praktis dan higienis untuk memasak ketupat sehingga tak sampai dua jam, sajian ketupat bisa dinikmati oleh seluruh keluarga

Yupp, memasak ketupat cepat menggunakan panci presto 😊

Bahan-bahan yang diperlukan adalah:

1. Beras 1 Kg untuk isian ketupat
2. Janur kelapa *usahakan yang segar* untuk pengemasnya yaa.

Cara membuatnya adalah:

1, Cucilah beras hingga bersih kemudian tiriskan.

2. Anyamlah ketupat (wadah) dari janur. Cuci bersih kemudian gantunglah supaya airnya tiris.

3. Isikan beras yang sudah disiapkan tadi melalui sudut ketupat, setelah setengah terisi, rapatkan anyaman agar rapat dan menghindarkan kebocoran sehingga beras tidak berkurang. Takaran beras akan berpengaruh pada ketupat; jika terlalu banyak, ketupat akan sangat akas dan jika terlalu sedikit, ketupat akan mengencer tidak pulen.

4. Kumpulkan ketupat isian beras tadi; misalnya masing-masing sepuluh buah untuk kemudian diikat menjadi satu. Jika sudah, siram dengan air. * sebenarnya, proses menyiram ini bertujuan membersihkan daun janurnya. Jika sebelum memasukan beras daun janur sudah dicuci, tidak perlu menyiram ketupat mentah dengan air yaa. Sisihkan.

5. Siapkan panci presto di atas kompor. Isilah air kurang lebih setengah bagian.

6. Masukan ketupat mentah ke dalam panci. Jika belum terendam semua, tambahkan air. Jangan terlalu penuh, ya..

7. Tutuplah panci dengan rapat. Gunakan api agak besar.

8. Tunggu kurang lebih dua jam. Ketupat sudah siap disajikan dengan teman opor ayam atau yang lainnya.

Nah, Mom, lebih cepat, kan? Jika menggunakan panci biasa bisa hingga enam jam, lhoh, matangnya. :)

Oh ya, satu kilogram beras tadi bisa untuk kira-kira dua puluh buah ketupat. Fyi, ketupat sebenarnya tidak begitu tahan lama di udara luar. Karena itu, lebih cepat habis juga lebih baik. Jika dimasukan ke dalam lemari pendingin mungkin akan bisa lebih tahan lama, tapi menikmati ketupat yang tidak dimasukan kulkas ternyata lebih lezat, yes!

Oke. Selamat mencoba, ya, Mom!

*tulisan ini diikutkan dalam blog challenge bersama #bloggerperempuan dalam #30HariKebaikanBPN
#RamadhanHari ke 11

~from Rumah Teduh with Luv

Rabu, 15 Mei 2019

Bau Mulut Saat Berpuasa; Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

***

Mom, pernah gak merasa kurang pede saat ngobrol di kala berpuasa? Hmm... wajar saja, kok. Hehe.. pengalaman sy juga, sih! Masalah mulut berbau kurang sedap sering dialami oleh orang yang sedang berpuasa di rush hour ehh.. di saat siang hari bulan puasa. Akibatnya kita merasa minder ketika harus berbicara, khawatir jika lawan bicara tidak nyaman berada di dekat kita. Well, tentu saja hal itu sangat mengganggu, kan? Bagaimana jika pembicaraan itu penting? Bisa-bisa terjadilah pembicaraan yang tidak fokus karena kita tidak percaya diri ketika mengungkapkan pembicaraan sementara lawan bicara kita tidak  nyaman berada di dekat kita.

Bau mulut yang tidak sedap atau halitosis seringkali berhubungan dengan kesehatan mulut kita. Biasanya bau mulut timbul karena sisa makanan, bakteri, dan kotoran yang ada dalam mulut. Sisa makanan di dalam mulut yang terlalu lama akan dihancurkan oleh bakteri sehingga menimbulkan bau tidak sedap. Begitu juga dengan kesehatan gigi yang buruk yakni gigi berlubang dan masalah gusi berdarah juga bisa membuat nafas dan mulut berbau kurang sedap.

Penyebab Bau Mulut

Menurut artikel yang dilansir Pepsodent, beberapa masalah kesehatan mulut, gigi, dan gusi yang bisa menyebabkan bau mulut yang tidak sedap banyak :

1. Sinusitis

Sinusitis atau peradangan di sekitar rongga hidung ternyata tanpa disadari penderitanya juga bisa menyebabkan bau mulut yang tidak sedap saat berbicara. Mengapa? Karena sinusitis menghasilkan lendir kental berbau yang mengalir dari rongga sinus ke tenggorokan. Parahnya, saat sinusitis menyerang, penderita tidak bisa membau dengan baik, sehingga sering luput mendeteksi apakah ia memiliki bau mulut atau tidak.

Penyebab utama sinusitis biasanya adalah virus flu yang menyebabkan infeksi. Selain infeksi virus flu, penyebab lainnya antara lain bakteri jamur, infeksi gigi, atau aktivitas merokok yang rutin. Sinusitis juga bisa menular melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Biasanya, anak-anak mudah tertular dengan cara ini.

2. Xerostomia

Xerostomia atau mulut kering adalah suatu kondisi gangguan kesehatan yang kadang terjadi karena hal–hal kecil yang terlupakan. Mulut kering bisa terjadi karena kurangnya kandungan air liur dalam mulut. Selain itu, penyebab lain dari mulut kering adalah dehidrasi (apalagi saat berpuasa), sedang mengkonsumsi obat, atau sedang pilek. Saat pilek, seseorang harus bernafas melalui mulut, sehingga air liur mengering dan terjadi xerostomia.

Keringnya mulut karena ketiadaan air liur bisa membuat mulut mengeluarkan bau tidak sedap. Air liur dalam mulut berperan untuk membunuh bakteri berlebih sehingga tidak sampai mengeluarkan bau tidak sedap. Ya, jika mulut kering dan tidak mengandung air liur, maka perkembangan bakteri di mulut jadi tidak terkendali dan menyebabkan bau mulut tidak sedap.

3. Gangguan Saluran Pencernaan

Penyebab ketiga ini adalah yang lebih serius dari munculnya bau mulut tak sedap, yakni gangguan saluran pencernaan. Gangguan pencernaan yang paling umum adalah maag dan penyakit asam lambung atau GERD. Saat terkena penyakit asam lambung, lingkaran otot bawah Esofagus biasanya sudah tidak berfungsi dengan baik. Hal ini menyebabkan asam lambung keluar dari lambung dan naik kembali ke Esofagus, bahkan ke mulut. Sehingga ketika asam naik sampai ke mulut dan tertinggal di mulut hal tersebutlah yang akan menyebabkan bau tidak sedap yang sangat mengganggu.

Penyakit asam lambung merupakan kondisi penyakit kesehatan yang sering terjadi pada masyarakat Indonesia, jadi sebaiknya kita waspada, ya, Mom! Mengurangi makanan yang berlemak dan makanan pedas adalah salah satu cara menghindari asam lambung. Dengan demikian, kita dapat menghindari munculnya bau mulut tak sedap karena asam lambung tersebut.

Nahh..sekarang kita sudah sedikit mengerti kan mengenai penyebab bau mulut tak sedap. Karena itu patutlah kiranya kita bisa mencegah bau mulut tak sedap meskipun sedang berpuasa. Misalnya dengan menggosok gigi dengan cermat sehingga tak ada sisa makanan tertinggal. Ehh.. menggosok giginya setelah sahur, lhoh, yaa.. *ada di blogpost sy kemarin di sini. Selain itu perbanyak minum agar tidak sampai dehidrasi. Dan penting juga memilih dan memilah makanan untuk sahur dan berbuka puasa.

Iya iyaaa.. bau mulut orang yang berpuasa dalam sebuah hadits dikatakan bahwa menurut Allah bau mulut orang yang berpuasa akan lebih wangi dari bau misik, tapi bukan berarti kita harus membuatnya bau, kan? Hehe.. tetap nafas segar saat berpuasa malah lebih baik, lhoh!!

*tulisan ini diikutkan dalam blog challenge bersama #bloggerperempuan dalam #30HariKebaikanBPN
#RamadhanHari ke 10

~from Rumah Teduh with Luv

Selasa, 14 Mei 2019

Sikat Gigi Saat Berpuasa

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

***

Mom, menyikat gigi adalah aktivitas wajib bagi kita di pagi hari. Setiap bangun tidur, menyikat gigi seperti rutinitas otomatis yang membuat mulut segar sehingga kita akan dapat memulai hari dengan penuh semangat. Lantas, bagaimana saat bulan puasa seperti saat ini?

Well, tentu saja tak akan jauh berbeda. Rutinitas menyikat gigi juga harus tetap kita lakukan terutama untuk membuat mulut kita segar sepanjang hari berpuasa. Jika biasanya menyikat gigi dilakukan setelah bangun tidur, maka di bulan Ramadhan ini, kita bisa hanya berkumur dulu setelah bangun tidur lalu makan sahur dan ditutup dengan menyikat gigi.

Hal yang utama dilakukan adalah menyikat gigi setelah makan sahur sebelum waktu imsak. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari keragu-raguan antara diperbolehkan atau tidaknya menyikat gigi saat berpuasa. Karena sebagian orang khawatir jika pasta gigi dan air saat berkumur masuk ke dalam tenggorokan. Beberapa orang bahkan menyikat gigi saat siang berpuasa. Bagaimana hal tersebut, apakah diperbolehkan? Bila merujuk pada artikel di NU Online, maka menyikat gigi menggunakan pasta gigi di siang hari saat berpuasa termasuk makruh; yakni suatu hal yang lebih baik tidak dilakukan. Kenapa makruh? Karena ternyata dikhawatirkan pasta gigi atau air saat menyikat gigi masuk ke tenggorokan. Kalaupun terpaksa harus menyikat gigi dengan menggunakan pasta gigi, maka harus diusahakan sebisa mungkin menghindari masuknya air dan pasta gigi ke tenggorokan. Jangan khawatir, dalam sebuah hadits dikatakan bahwa bau mulut orang yang sedang berpuasa menurut Allah adalah lebih wangi dari pada bau misik (wewangian yang amat wangi). Eh eh.. tapi jangan lantas membiarkan nafas bau, lhoh, yaa.. hal tersebut dimaksudkan bahwa tetap saat berpuasa usahakan agar nafas tetap berbau segar. Di antara caranya adalah dengan menyikat gigi setelah sahur (boleh juga ditambah dengan menggunakan obat kumur) dan juga rutin menyikat gigi sebelum tidur.

Maka, Mom.. yuk tetap rajin menjaga kesehatan mulut saat berpuasa ya.. penting juga untuk membiasakan si kecil menjaga kesehatan mulutnya sejak dini.

Semoga puasa kita tetap lancar dan ibadah kita diterima Allah swt. Aamiin ya Allah. Happy fasting, all!

*tulisan ini diikutkan dalam blog challenge bersama #bloggerperempuan dalam #30HariKebaikanBPN

#Blogchallenge Ramadhan Hari 9

~from Rumah Teduh with Luv

Kuker: Kue Kering, Bukan Kulit Kering 😊

Bismillahirrahmanirrahim
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
***

Kuker? Ya.. pasti istilah kuker di Bulan Ramadhan ini menjadi tak asing lagi kita dengar dan temukan baik di dunia maya ataupun di dunia nyata. Kuker -kue kering- beragam namanya; sagon, kue kacang, putri salju, nastar, kastengel, dll. Hmm.. kuker yang itu semua pasti mau dan membuat lidah bergoyang. Hehe..

Namun kuker yang sekarang akan sy bahas bukan kuker yang menbuat lidah bergoyang saat Bulan Ramadhan dan semuanya mau. Namun sebaliknya, kuker itu membuat jari bergoyang dan no one wants it. Yupp.. kuker yang ini adalah kulit kering yang sering terjadi saat berpuasa. Hihihi..

Kulit kering adalah sebuah kondisi di mana kurangnya cairan dan kering pada kulit tubuh. Kulit kering bisa terjadi pada wajah, tangan, atau kaki. Akibatnya, kulit menjadi agak sedikit bersisik dan membuat jari bergoyang ingin menggaruk karena gatal. Pada waktu mengalami kulit kering, saat disentuh pemukaan kulit juga menjafi agak kasar. Hal yang membuat para wanita bingung, kan, ya? Ada banyak hal yang bisa menyebabkan kulit kering saat berpuasa. Salah satunya adalah kurangnya cairan dalam tubuh mengingat saat berpuasa kita tidak minum lebih dari dua belas jam.

Nah.. tidak ingin terjadi kulit kering pada Anda? Berikut adalah hal hal yang bisa dilakukan mengutip apa yang sy baca dari tribun.news

1. Perbanyak minum air putih

Pasti kita sudah sering mendengar nasehat bijak untuk minum air putih delapan gelas dalam sehari. Begitu pun saat Ramadhan, kebiasaan minum air putih sebanyak delapan gelas itu juga harus tetap kita lakukan. Janya saja mungkin ritme waktunya yang berbeda. Minumlah air putih masing-masing segelas saat azan maghrib, setelah berbuka, setelah tarawih, sebelum tidur, saat bangun tidur, setelah sahur, dan sebelum imsak. Ingat yaa.. jangan sekaligus sekali minum langsung delapan gelas. Bksa kembung!

2. Tingkatkan asupan omega 3 saat sahur

Lemak omega 3 berperan menjaga kulit dan membuatnya tetap bersinar. Beberapa makanan yang mengandung asupan omega 3 adalah berbagai jenis ikan, kacang, dan telur.

3. Hindarilah makanan berminyak.

Ada  banyak makanan berminyak menjamur saat bulan Ramadhan. Ya.. misalnya gorengan. Hindarilah terlalu banyak mengkonsumsi gorengan saat di bulan puasa karena makanan berminyak menyebabkan dehidrasi lebih cepat dan membutuhkan lebih banyak lagi asupan air dalam tubuh.

4. Hindarilah terlalu banyak minun kafein, susu, dan soda.

Kafein dan minuman bersoda menyerap banyak mineral dalam tubuh. Telalu banyak minum susu bisa juga membuat mudah muncul jerawat dalam kulit wajah. Karena itu hindarilah terlalu banyak minum minuman tersebut.

5. Gunakan pelembab

Pelembab sangat berguna dalam menjaga kelembapan kulit. Penggunaan pelembab secara teratur terbukti efektif mengurangi efek kuker pada kulit. Gunakan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit Anda, ya.

6. Perawatan wajah secara teratur

Meski sedang berpuasa, penting untuk tetap menjaga agar kulit tetap indah dan sehat. Selain itu, membersihkan wajah sebelum tidur dan setelah bangun tidur juga merupakan hal utama yang bisa dilakukan dalam menghindari kulit kering.

Nah, Gaes!! Bisa dan cukup mudah, kan? Hayukk sama sama kita jaga kesehatan fisik dan mental agar puasa kita berjalan dengan baik, lancar, dan penuh hikmah yaa.

*tulisan ini diikutkan dalam blog challenge oleh #bloggerperempuan dalam #30HariKebaikanBPN

*ini seharusnya tulisan Hari ke 8. Tapi ada kendala teknis baru bisa posting hari ini :(

~from Rumah Teduh with Luv

Minggu, 12 Mei 2019

Make Up Simple dan Aman untuk Wanita Berhijab

Bismillahirrahmanirrahim
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang
***

Menggunakan make up kini merupakan hal 'wajib' bagi wanita, tak mengenal usia. Dari mulai kanak-kanak hingga tua, sepertinya make up adalah hal utama yang harus dilakukan apalagi jika hendak bepergian.

Make up lengkap bak mempelai wanita juga tak lagi hanya bisa ditemukan pada momen pernikahan, namun juga di hari-hari biasa. Ah, kadang sy gemas melihat seorang wanita bermake up tebal padahal hanya akan kondangan. Hihi, kayak pengen ngalahin kemantennya ahh!

Tak jarang make up bak mempelai wanita kini dipakai saat pawai, perayaan, peringatan hari-hari tertentu, or para model yang diparas oleh MUA-nya. Dari yang sederhana hingga yang eksotik. Baik yang dengan gaya dan model rambut beragam hingga dengan hijab yang cantik dengan beragam model. Sungguh tak ada lagi batasan bermake up untuk sekarang. Namun, bagaimanakah sebenarnya bermake up indah dan aman yang sesuai digunakan wanita berhijab?

Yes, selain enak dipandang, penting juga ya, Gaes, kita menggunakan make up yang aman. Berikut ini adalah hal-hal yang bisa dipertimbangkan, tips praktis menggunakan make up untuk wanita berhijab:

1. Sesuaikan jenis kulit.

Ini hal dasar bingit, lhoh! Terutama untuk penggunaan  foundation di awal berias. Kenali dulu jenis kulit kalian. Berminyak, kering, atau normal? Jangan salah menggunakan foundation ya. Bisa gak jadi cantik, dong, kalau karena tidak sesuai, eh ternyata bedak, dkk-nya luntur diterpa angin dan cahaya. Hihi...

2. Sesuaikan warna kulit dan warna pakaian.

Well, ada berbagai warna bedak, blush on, lipstik, atau eyeshadow. Dalam penggunaan sehari-hari atau acara semi formal (bekerja atau menghadiri undangan), make up dengan alat kosmetik yang sy sebutkan di atas sepertinya tak akan ketinggalan. Ingat, yaa.. jangan menuruti nafsu untuk menggunakan warna favorit. Tetapi warna yang sesuai. Hehe.. jangan gegara mengikuti kata hati eh jadinya gak cucok. Ada warna kulit terang atau gelap. Make up lah sesuai itu ya. Dan kemudian juga padu padankan dengan dress dan hijab yang kalian gunakan.

3. Sesuaikan kantong.

Hehehe.. sy rasa tidaklah terlalu bijak jika seseorang (apalagi istri atau ibu) bermake up dengan kosmetik branded mahal padahal banyak kebutuhan lain yang lebih penting. Banyak kok kosmetik branded berharga terjangkau yang bisa dijadikan pilihan. Yess.. jangan mudah tergiur promo pokoknya, mahh!! Ehmm.. kalau sy boleh merekomendasikan merk, ada Viva dan Wardah yang bisa dijadikan pilihan. Cantik gak harus mahal, lhoh! Jika kalian rajin perawatan basic sebelum dan setelah tidur, mungkin make up hanya tambahan saja supaya lebih impressed.

4. Sesuaikan kebutuhan

Jika sedang tidak ada acara tertentu yang tidak harus menggunakan banyak perlengkapan kosmetik, baik juga lhoh membiarkan kulit wajah kita bebas bernafas tanpa make up.

5. Pastikan kosmetik yang kita gunakan aman dan halal ya.

Hal paling mudah yang bisa djadikan panduan adalah dengan melihat label di kemasan. Apakah produk tersebut sudah terdaftar di BPOM? Expired date-nya masih gak? Dan periksa juga beberapa komposisi. Ehmm.. kalian bisa ceki ceki di google lah untuk mengetahui komposisi bahan kosmetik yang pas untuk kesehatan.

Oh ya.. pastikan ada label halal-nya ya.

Aman untuk kalian tandanya tidak ada alergi setelah penggunaannya. Jangan paksakan menggunakan make up ya. Alergi atau tidak bukan berasal dari harganya ya mahal, lhoh, Gaes! Tapi emang udah dari sononya. Hehee..

Jika kalian seorang ibu hamil atau ibu menyusui, penggunaan make up juga harus hati-hati. Pastikan bayinya pas juga dengan make up si ibu. Ehh.. apa ada hubungannya? Yess. Pengalaman yang ngasih tahu sy. Lebih baik make up yang simple aja dulu jika kalian adalah bumil atau busui. Jika memungkinkan, bisa konsultasi kepada ahli, lhohh.

6. Wajah cantik, akhlak baik.

Nahh.. ini dia last but not least. Cantik berhijab dan shalihah. Shalihah akhlaknya (tingkah laku, fikir, dan kata) juga shalihah wajahnya. Jangan lupa berdoa sebelum bermake up ya. Allahumma kamaa khasanta kholqy, fakhassin khuluqy. Jangan sampai agama Islam harus ternoda gegara ada umatnya yang cantik berhijab namun akhlaknya naudzubillah. Kecantikan akan memancar dari hati kita yang baik juga, lhoh! Jaga suasana hati tetap baik, karena jika suasana hati kacau, bisa juga membuat make up kita yang sudah maksimal pun kadi kacau balau.

Oke. Itu tadi sedikit sharing tampil cantik nan shalihah untuk wanita berhijab ya. Semoga bermanfaat membuat kita selalu bersemangat tampil cantik dan berakhlak baik. Apalagi di bulan suci ini. Semoga berkenan ya..

*tulisan ini diikutkan dalam blog challenge oleh #bloggeeperempuan dalam #30HariKebaikanBPN di #RamadhanHari ke 7.

~from Rumah Teduh with Luv.

Kamis, 09 Mei 2019

Sayur Asem yang Bikin Mesem

Bismillahirrahmanirrahim.
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
***
 Alhamdulillah, ya, puasa masih lancar, kan, Gaes? InsyaAllah berkah ya, karena di dalam berpuasa, sungguh banyak kenikmatan yang kita dapatkan.
Salah satu kenikmatannya adalah kenikmatan saat sahur ataupun berbuka puasa.

 Well, pasti saat sahur ataupun berbuka kita (khususnya mommy-mommy) berusaha membuatnya senimat mungkin yakni dengan menyiapkan menu yang paling pas sesuai cuaca. Maka, salah satu menu sederhana dan murmer alias murah meriah baik untuk cuaca panas ataupun dingin adalah ‘Sayur Asem yang Bikin Mesem’. Hehe.. yuk cus resep praktisnya ya.


Selasa, 07 Mei 2019

Apa Tempat Berbuka Favorit Kamu?

Bismillahirrahmanirrahim
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
***

Alhamdulillah, sudah hari kedua di bulan Ramadhan 1440 H. Insyaallah lancar, kan, ya, Mom? Lancar saat sahur, saat siang, pun saat berbuka puasa hingga ibadah malam di bulan mulia ini.

Senin, 06 Mei 2019

Ngabuburit Seru Ala Kamu


Bismillahirrahmanirrahim

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

***

Gaesss, tahu gak, sih, kalau salah satu momen yang paling ditunggu saat Ramadhan adalah momen Ngabuburit. Hihi.. iyes, bingit! meskipun istilah ngabuburit aslinya berasal dari Bahasa Sunda, namun beberapa tahun belakangan, netijen se-Indonesia sudah lumrah menggunakannya dalam postingan status medsos mereka untuk menggambarkan acara kumpul-kumpul ataupun jalan-jalan sore bersama teman or kerabat sambil menunggu saat berbuka puasa.

Jumat, 29 Juli 2011

My Lovely Lovelyta Averroes 19

Bismillahirrahmanirrahim.

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
 
***

Sebenarnya ini adalah naskah yang pernah sy tulis untuk Audisi Naskah "Storycake For Ramadhan" --bulan lalu-- namun lagilagi, tereliminasi. ^^v

Kecewa? ya iyyalah. Tapi seperti biasa, alih-alih meratapinya, sy lebih memilih meneguk ramuan pembangkit mental pejuang yang sengaja saya siapkan untuk menghadapi kekalahan. Glek!!  

Dan, naskah yang rencananya --kalo lolos-- bisa sy jadiin kado istimewa buat sodara seperjuangan sy pun terpaksa harus tertunda. Maybe next time, my Dears. 

however, a bunch of thanks for mbak Gia a.k.a Lygia Pecanduhujan for including it in top 80 (or 88, ya?) then giving a chance to GPU to enjoy this though at the final scoring, they had to eliminated it. That chance was an awesome one. Indeed.

Kalo ada yang mbatin kenapa naskahnya sy publish di sini, maka jawabnya adalah karena sy kiramomentnya lagi pas. Daripada nih naskah diem di file, sy kira bisa lebih baik dipublih buat nyambut Ramadhan plus siapa tahu sy dapat bonus masukan --konstruktif tentunya-- buat bahan benah tulisan sy selanjutnya. 

Yupz.. biar gak berpanjang prolog lagi.. here it is ^^
>

20 Mei 2011 [Bagian KEDUA]

Bismillahirrahmanirrahim.

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
***

20 Mei 2011
[Bagian KEDUA]

Destinasi kedua kami adalah Sepandjang Djalan Idjen yang sedang begitu riuh karena adanya Festival Malang Kembali yang lebih dikenal dengan Malang Tempo Doeloe a.k.a em-te-de. Yupz, event tahunan yang dihelat dalam rangka hari jadi kota Malang.

Turun dari angkot biru, kami disambut jubelan orang dan barang. Byuh!! Tak disangka kalo bakal seramai ini.

Bismillah, kami mulai penyusuran..

Rabu, 22 Juni 2011

20 Mei 2011 [Bagian PERTAMA]

Bismillahirrahmanirrahim.

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
 
***
 
20 Mei 2011
[Bagian PERTAMA]

YAKIN, sebagian besar dari Anda mungkin akan berpikir tentang satu hari istimewa bagi Indonesia ketika membaca judul postingan sy kali ini. Ya, Hari Kebangkitan Nasional yang secara ‘keren’ dikenal dengan Harkitnas. Hehe.. tapi maaf, sy sedang tidak akan membicarakan tentang hari istimewa itu –emm, paling tidak, secara khusus tentang Hari Kebangkitan Nasional--. Oia, tidak pula tentang ‘diskusi PSSI yang rupanya juga digelar pada hari yang sama. :-)

Jumat, 11 Maret 2011

--Wangi Dapur: Sajian#1

Prolog

**
Jadi ini berawal saat dua hari terakhir ini sy (sok) sibuk bolak-balik ke dapur. :D

Sebuah tuntutan peran, nih!! hehe..


Nah, karena ke'sok'an itulah, Triinkk!! Ide nulis note ini muncul. *aselinya sih udah lama. Cuman belum nemu moment yg pas. :DD

Ok.

Langsung menuju Sajian#1

Minggu, 13 Februari 2011

Bukan Koki, Kok..

Apa hal menyenangkan yang bisa dilakukan sehabis hujan? hmm.. banyak, lagi!!
Seperti soreku kemarin..

Masih terdengar satu dua tetes rintik di luar.

Masuk dapur Ibu', tengok kanan-kiri, nebak-nebak manggis dan 'pengen something'..

Aha!!

Jumat, 26 Maret 2010

-- Ya, maaph --

Sobat, mana yang akan lebih kamu pilih, menjadi objek dari suatu kejengkelan, ato sebaliknya, menjadi subjek dari sebuah kejengkelan..?

Dan ternyata, dua²nya emang bukan pilihan yang ingin kita pilih, aku juga demikian. Kalo aja boleh tidak memilih, aku tidak akan memilih keduanya. Tapi toh, kehidupan tidak selalu sesuai yang kita inginkan, BUKAN? Seperti kisahku pagi itu..



Ya, harusnya pagi itu menjadi pagi yang indah tanpa cacat, buatku. Tau kenapa? Tentu saja, aku harus menjadi orang yang penuh semangat dan senyum pagi itu, tapi kemudian hal itu terjadi. Hal yang tak pernah aku bayangkan bakal aku lakukan. Sebuah kesalahan besar, paling tidak buat diriku sendiri.
***

Pagi ini hari pertunangan sepupuku. Tapi sayang, ada sebuah kewajiban yang membuat aku tidak bisa menghadirinya, secara penuh. Jadilah, aku sempatkan kabur dari tugasku saat aku punya sedikit waktu senggang. Aku menghadiri acara tunangan sepupuku, dengan seragam kerjaku.. oh, God.. diz actually really make an inconvenience. Aku terlambat, dan aku tertinggal beberapa adegan… *sok drama, bgt, ya?!*

Semuanya baik² saja, dan amat sangat menyenangkan. Kami sibuk, tertawa, senyum, saling bercanda, foto, dan ambil video. Ya, dua hal terakhir itulah yang membuat semua senyum dan semangatku kemudian pudar.

Buatku, aku termasuk orang yang nyadar kamera. Of course, aku gak akan ngebiarin ada dua digicam yang luput mengambil n merekam gambarku. Jadilah, dengan pede dan sok artis aku berpose dan berlagak seperti reporter acara reality news yang lagi ngeliput pertunangan artis papan atas yang baru saja nerima award dengan politikus yang sibuk berkampanye, meski aku tau hasilnya gak akan semenarik jika Dian Sastro yang melakukannya…  *emang mbak Dian pernah jadi reporter?*

Then, sepupuku (bukan yang lagi tunangan, tapi yang lain, yang juga hadir) yang berlagak jadi fotografer, dan juga kami semua tentunya, sama² mencoba melihat hasil bidikan kami itu.
Aku : “Haduh, del aja deh, rekaman yang gak bagus. Ntar daripada ngebuat memory full!
Cousin : “ Ok, yang mana nih, Mbak?”
Aku : “ Coba liat..”
Aku pun mencoba mengutak-atik digicam pinjeman tersebut. Emang, kalo bukan milik sendiri n baru pertama kali make.. pasti agak sedikit sulit.. buatku.
Aku : “ mana, ya? Ini sih ada, cuman erase all. Jadi ntar bisa ke-del semua..nih liat !”
Akupun nyerahin digicam tersebut pada sepupuku..
Cousin : “Gimana, nih? Ok gak?”
Tanya sepupuku pada yang laen. Ya, kami berempat.
Aku : “Terserah, tapi semua bakal keapus, lho..”
Dan jadilah, sepupuku tuh mencet tombol oke, dan….jeng jeng…..

No image

Oh my God, it really worked.

Kehapus semua, dan parahnya, SEMUA benar² terhapus.

Dan ternyata, kamera itu kamera utama. Semua rekaman n foto dari awal acara telah tersimpan. Dan aku, telah merusak segalanya.

Adakah orang yang tidak jengkel padaku?

Hampir semua pandangan menyalahkanku. Beberapa kata² pedas menghujamku. Seketika itu juga, senyum dan semangatku menyublim. Disappear.

Aku salah, aku tahu. Tapi tentu saja, aku mengadakan advokasi buat diriku sendiri. Aku katakan pada semuanya, bukankah aku tadi sudah bilang, bakal keapus semua..?!!

Aku salah, aku tahu. Tapi toh semua sudah terjadi. Kalopun emang ada yang bisa aku lakukan buat menebusnya, tentu saja akan dengan senang hati aku lakukan.

Akhirnya, dalam keterpurukan, sebagai objek dari kejengkelan, aku bisa menyimpulkan beberapa hal:

1.Jangan pernah sok tau. Semua hal tidak sepenuhnya sama. Digicam juga. Meski aku beberapa kali mengoperasikan digicam dan dengan amat baik berhasil memanfaatkannya, tapi toh kali ini lain. Kamera digital lain, dengan beberapa fungsi sama dengan setting yang lain.
2.Karena semua hal tidak pernah sama dengan sebelumnya, persiapkan semuanya. Kalo emang mau jadi fotografer, kenali dulu menunya. Jangan asal erase dan oke. Prepare. Siapkan semuanya sebelum acara mulai.
3.Jaga sikap. Sepertinya sedari awal aku memang punya stok semangat yang berlebih. Bukankah segala sesuatu yang berlebihan tidak pernah baik?
4.Ingat pengalaman. Ini emang keduakalinya dalam kisah kehidupanku, menjadi objek dari sebuah kejengkelan. Dan aku melakukannya lagi. Perfecto. Sungguh sempurna. Semoga tidak lagi. *Tentu saja ini bukan sebuah tindakan melabeli diriku sendiri. Tapi hanya sebuah warning.*
5.Aku, sepertinya makin mengenal diriku sendiri. Semua ini terlalu hiperbolis. Tapi toh, emang itulah aku. Si Gemini yang amat sensitif.
6.Rasanya, ini akan menjadi sebuah trauma. Sama seperti trauma saat aku jatuh dari motor dan menjadi belum berani lagi mencoba menjalankan karisma 125D ijo itu. That’s why, jika tidak benar² siap, aku mungkin tidak akan bersedia jadi fotografer dalam acara² sakral. Padahal, setidaknya buatku, aku adalah seorang pembidik yang berbakat.
7.Akhirnya, ternyata, menjadi objek dari sebuah kejengkelan lebih menyesakkan daripada menjadi subjeknya. Semoga, hal ini membuatku kelak bisa lebih berfikir empat kali jika harus jengkel pada orang yang melakukan kesalahan tanpa sengaja.
8.Dan yang paling akhir, tentu saja, aku jadi punya semangat n motivasi tambahan buat nabung n beli digicam sendiri.

Kenangan February, 27th 2010
3. 41 pm