Hujan

Sabtu, 26 Oktober 2019

Bersih Bersahabat Bersama GoClean

Bismillahirrahmannirrahim
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

***

Alhamdulillahirrabil 'alamin. :) sy blogging lagiiiiii. :D Apa kabar Mommies keren yang baik? Semoga selalu sehat, strong, dan bahagia, ya! :D Okeh, kali ini sy akan posting Review GoClean yang merupakan salah satu aplikasi yahud di GoLife nya Gojek. Yukk....

Menjadi ibu bekerja dengan dikaruniai dua anak shalih yang aktif itu masyaAllah. Alhamdulillah. Membuat hari-hari sy begitu sibuknya hingga merasa dua puluh empat jam sehari dan tujuh hari seminggu itu kurang, Gaes! Hihi... kurang maruk apa coba?
Well, ketika curhat hal itu sama si Mas, jawaban si Mas seringkali senada. Hmmm, itu masih dua anak, lhoh, Dek! Makjleb, lah! Secara sy memang masih berkeinginan melahirkan lagi, sih! :) Nyatanya, dengan masih momong Mas Farhan dan Mas Fatan saja sekarang pekerjaan rumah seringkali terpaksa terkerjakan atau terabaikan. Ah, bukan maksud malas, lhoh, Mom! Saat di rumah tuh rasanya badan udah pengen istirahat dan refreshing bersama dua ganteng. Masak iya masih sy abaikan demi bebersih rumah totally. Hihi... itulah makanya sy bilang di atas tuh 'pekerjaan rumah seringkali terpaksa terkerjakan atau terabaikan'. :D Walhasil, sy membutuhkan solusi segera untuk membantu agenda beberes dan bebersih rumah. Si Mas kadang juga membantu, sih! Tapi seringnya kami sama-sama tak sempat karena memang sama punya kesibukan. Untuk mempekerjakan ART juga bukan pilihan kami karena kebutuhan kebersihan tersebut tidak setiap hari juga. Hehe, kami masih keluarga kecil dengan rumah tak besar juga, gitu! Jadilah yang kami butuhkan sebenarnya adalah asisten tenaga yang ada saat urgently needed aja.#PastiAdaJalan Solusinya ternyata mudah, Gaes! GoClean. Ya, GoClean-nya Gojek itu, lhoh!

Tampilan awal GoLife

Tampilan awal Gojek
FYI, GoClean adalah salah satu layanan aplikasi GoLife yang juga bagian dari aplikasi Gojek. Jadi at least kita harus instal aplikasi Gojek dan aplikasi GoLife di hp, ya. Gak bisa cuman GoLife-nya. Dalam GoLife, ada berbagai layanan amazing yang tentunya sangat memudahkan aktivitas kehidupan kita sehari-hari. Ya, salah satu yang sy ingin pakai adalah GoClean.

Pilih GoClean yaa :)
Berbagai tawaran asistensi kebersihan yang ditawarkan GoClean cukup beragam. Dari mulai menyapu sekalian sama mengelap dan mengepel, mencuci piring dan sekaligus membuat kinclong dapur, dan pekerjaan yang membuat clean lainnya. Tampak sangat membantu sekali, ya, secara berbagai kemudahan lain dari Gojek yang juga bisa kita dapatkan. Selain pilihan jenis bebersih, kita juga bisa memilih petugas kebersihan yang dalam GoClean disebut Mitra GoClean. Jadi kita bisa menentukan sendiri Mitra GoCleannya yang Wanita atau Pria. Hihi, kalau sy sih akan lebih memilih Wanita yang pasti bisa jadi teman curhat juga yaa.. *nah! :D Nanti akan kita tentukan, Mitra GiCleannya membawa peralatan kebersihan sendiri atau sudah kita sediakan di rumah. Hehe, jadi kalaupun ada perlengkapan dan peralatan kebersihan yang belum kita miliki, tidak usah panik. Pilih yang Mitra GoClean bawa peralatan sendiri. Kemudian, kita juga bisa menentukan durasi pengerjaan bebersihnya, ya, Mom! Ini juga nantinya yang menentukan tarif yang harus kita bayarkan. Jadi sepadan lah antara pelayanan yang kita dapatkan dan rupiah yang harus kita keluarkan. Eits, percaya, deh, kalau kita gak akan merasa kecewa karena dari beberapa pengalaman yang sy dengar, lebih banyak yang puas dengan layanan Mitra GoClean. Karena apa? Karena ternyata eh ternyata jadi Mitra GoClean itu tidak sembarangan, loh! Sudah ada training khusus. Pantas dong kalau setelahnya kita kasih bintang emat atau lima kepada Mitra GoClean yang jempolan itu, ya? Hmm, pantas saja ada garansi layanan dan asuransi layanan karena ada jaminan mitra berpengalaman. Asik, kan, Gaes? Dannnn, apalagi kalau sudah berlangganan pasti akan ada banyak tawaran voucher dan promo yang bisa kita dapatkan. Ahhh! Mantab!

Hiks, masih ini di lokasi sy
Hiks, hanya saja sy masih harus sedikit bersabar menunggu ada layanan GoClean di area yang terjangkau lokasi sy. Karena saat ini masih ready untuk Paket Apartemen saja yang GoClean itu. Padahal mupeng kepo pas dengar dari teman secara sepertinya pas banget dengan kebutuhan sy.
Padahal aplikasi Gojek sudah oke banget di sini. Customer sudah banyak yang puas. Berbagai inovasi sudah dilakukan dan sangat membantu.Asiyaplah sy top up Gopay, biar kalau GoClean Service ready, sy juga ready buat ordser :D

Sooooo... yukkk tunggu apa coba? yuk lah cek aplikasi GoClean, Mommies ya! Biar bersih bersahabat bersama GoClean jadi bikin kita tambah strong, sehat, dan bahagia. :)

*Blogpost ini diikutkan dalam Kompetisi Blog GoLife #PastiAdaJalan :) Selamat berakhir pekan, Gaes!

~from Rumah Teduh with Luv

Selasa, 04 Juni 2019

Ramadhan Day 30: Menyambut Lebaran

Bismillahirrahmannirrahim

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

***

Alhamdulillahirrabil 'alamin. Maka, nikmat Tuhan yang mana kah yang engkau dustakan?

Kita sudah sampai di Ramadhan hari terakhir. Ya, yang artinya jika nanti pemerintah sudah mengumumkan datangnya 1 Syawwal, maka kita akan bisa mendengarkan alunan takbir dari beberapa musalla atau masjid di sekitar kita. Allahu akbar. Gemuruh takbir kemudian juga akan memenuhi berbagi media televisi atau radio.

Mom, sudah ngapain saja buat menyambut lebaran besok? Well, pasti yang paling sibuk adalah para Mommy, yess! InsyaAllah sibuknya berkah dan lelahnya lillah ya. Sy -alhamdulillah- benar-benar merasa terbantu oleh keluarga terutama suami. Oke, di postingan blog challenge yang ini sy ingin sedikit curhat.

Jadi sebenarnya dari Selasa seminggu yang lalu Mas Fatan mulai diare. Panik, dong, sy! Sy mempunyai trauma dengan diare. Khawatir dehidrasi. Pengalaman Mas Farhan di usianya yang 15 bulan dulu pernah opname lima hari gegara dehidrasi. Alhamdulillah, Allah welas. Setelahnya sy sangat berhati-hati agar jangan sampai dehidrasi saat diare. Termasuk Mas Fatan. Besoknya sy membawa ke bu bidan dan ternyata vonis bidan adalah mejan dan ada nyeri perut. Alhamdulillah, ada perkembangan setelah minum obat, namun sepertinya nyeri perutnya masih ada hingga hari Sabtu (padahal waktu itu sy ada acara ater-ater lebaran/megengan. Alhamdulillah, pagi pagi sy telfon mb Pid -kakak- untuk membantu dan bisa). Ya, mb Pid lah yang memasak untuk ater-ater karena siangnya sy membawa Mas Fatan ke pijat bayi karena seperti masih ada nyeri perut yang dirasakan. Kata Mak Khot -tukang pijat- Mas Fatan banyak jatuh sambil duduk. Iya.. memang Mas Fatan anak yang aktif. Alhamdulillah setelahnya seperti tidak ada keluhan nyeri perut. Kata bulek sy, untuk mejan bisa dicoba memberikan sesendok seduhan kopi hitam diberi campuran tetesan kunyit kental. Sy pun mencobanya. Alhamdulillah juga membaik. Kini diarenya sudah berangsur pulih meski masih ada sedikit, sihh. Sy tetap memberikan sirup dari bu bidan dan larutan oralit setelah diare. Dan, asupan asi serta air minum juga lebih banyak agar tidak sampai diare. Sy juga membatalkan puasa sejak hari Rabu. Bismillah lillah. Semoga sy bisa mengqodho' dan membayar fisyah di hari setelah Ramadhan nanti. Kini Mas Fatan masih agak lesu. Ya, memang sejak hari itu nafsu makannya berkurang drastis. Eh.. kemarin berangsur pulih; sudah mau makan meski sedikit, sihhh. Semoga segera sehat. Ya Allah.. semoga Engkau limpahlan kesehatan kepada kami dan keluarga kami. Aamiin.

Dan, sebab drama di atas persiapan menyambut lebaran sy tidak seperti sebelumnya. Hehe.. gapapa lah. Eh, blkg challenge sy juga jafi agak complicated. Ah.. maaf adminnn! Yang seharusnya dipublish kemarin eh baru bisa hari ini. Kadang malah gak sempat publish. Ya wea lah. Kondisi juga sihh.

Alhamdulillah, si Mas membantu beberes dan beberaih rumah. Sy hanya harus menyiapkan kue lebaran dan sedikit kenduri untuk besok. Eh.. padahal sy sudah membeli bahan untuk membuat kue kering, tapi belum sempat buat. Hanya eggdrop dan kastengel saja yang sudah. Haha.. gapapa lah. Alhamduliah berbagai kue ready toko masih banyak.

Mom, bagaimana nih persiapn menyambut lebarannya? Semangat selalu ya. Semoga selalu sehat dan strong. Aamiin insyaAllah. :) eh.. jangan sampai lupa zakat fitrahnya ya. Semoga yang puasanya ada yang bolong bisa segera mengqodho' aamin.

Selamat Hari Raya 'Idul Fitri 1440 H. Met Lebaran. Mohon maaf jika di blogpost sy ada yang kurang berkenan. Semoga bermanfaat untuk sy khususnya dan untuk yang sudah baca. Aamiin. Terima kasih,mb Cantiq Admin Blogger Perempuan Network yang sudah memotivasi sy untuk mengisi blog ini lagi. Terima kasih yang sudah blogwalking. Semoga ada kebaikan yang kita petik dari blog challenge ini. InsyaAllah.

Minal 'aidin wal Faizin. Semoga Hari Raya kita menyenangkan dan bermakna ya. Selamat berkumpul dan beranjangsana bersama keluarga menikmati indah dan bahagia hari raya.

Wallahu muwaffiq ilaa aqwanitthariq. Wallahu a'lam bishawwab.

*tulisan ini diikutkan dalam blog challenge oleh #bloggerperempuan dalam #30HariKebaikanBPN

#RamadhanHari ke 30

~from Rumah Teduh with Luv

Ramadhan Day 29; Doa dan Harapan

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

***

Alhamdulillah, di Bulan Ramadhan tahun ini kita sampai di hari ke dua puluh sembilan. Artinya jika Allah masih memberi kesempatan, maka kita sudah hampir sebulan penuh bisa menikmati rangkaian ibadah di Bulan Ramadhan. Berpuasa, makan sahur dan berbuka puasa, salat tarawih, zakat, dan berbagai hal lain yang telah kita lakukan sebulan ini tentu saja akan sangat kita rindukan untuk kita lakukan di bulan Ramadhan tahun depan. Selain itu, masih akan ada banyak hal yang mungkin juga tetiba akan hilang dari kehidupan kita. Life story. Suara panggilan sahur, peringatan imsak, azan maghrib yang dinanti, riuhnya bilal, ☺serta tadarusan pasti juga akan perlahan memudar.

Lantas apa yang kemudian kita lakukan? Yes, berdoa dan berharap kepada Allah swt dengan penuh keyakinan.  Berdoa semoga segala kesalahan kita selama sebulan ini diampuniNya. Semoga segala yang kita lakukan diterima Allah swt. Aamiin. Pun kita berdoa keberkahan dan kebaikan bulan Ramadhan kali ini.

Harapannya adalah semoga kita masih diberikan kesempatan dan umur untuk berjumpa Ramadhan tahun berikutnya. Harapan kita adalah kebaikan Ramadhan masih terus ada hingga bulan bulan berikutnya. Dan harapan kita juga semoga keistiqomahan kita saat Ramadhan tidak berhenti, namun tetap berimbas pyn setelah Ramadhan. Yakni kita tetap bangun pagi, Salat berjamaah, melaksanakan amalan sunnah, berbuat kebaikan, mengendalikan diri, tilawah, qiyamul lail, dan hal-hal lain yang disukai Allah.

Mom, Ramadhan adalah momen pengguggur dosa. Ramadhan adalah momen kita mengukur dan merefleksi diri. Kita mengukur apakah kita bisa menjadi insan yang bisa baik dan lebih baik atau sama saja dengan bulan-bulan yang biasanya. Dan bulan Ramadhan kita bisa merefleksi diri kita apakah kita selama ini sudah berusaha menjadi orang yang bisa mengendalikan diri. Semoga Ramadhan kali ini benar-benar membawa perubahan kepada diri kita; secara lahir dan bathin.

Ya, sehingga kemudian kita akan bertemu Syawwal. Yakni bulan peningkatan si mana kita bisa mwngetahui hasil penggugguran dosa, hasil pengukuran dan perefleksian diri kita; berhasil atau kurang berhasil. Tentu saja, hasil yang diharapkan adalah baik, kan.

*tulisan ini diikutkan salam blog challenge oleh #bloggerperempuan dalam #30HariKebaikanBPN

#RamadhanHari ke 29

~from Rumah Teduh with Luv

Minggu, 02 Juni 2019

Berbagi Takjil Berbagi Kebaikan

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

***

Bulan Ramadhan adalah bulan istimewa dan bulan penuh kebaikan. Bahkan, kita 'diam' dan tidur saja ketika sedang berpuasa sudah dihitung sebuah kebaikan berpahala, apalagi jika kemudian kita melakukan hal-hal istimewa dan penuh kebaikan. Yes, Gaes.. sayang sekali kan jika momen Ramadhan kita harus sama dengan bulan-bulan yang lainnya. Oh.. oke oke, memang sih berbuat kebaikan tidak harus menanti Ramadhan ya, etapi maksudnya adalah sebaiknya kita berbuat sangat baik di bulan Ramadhan (melebihi bulan-bulan yang lainnya) karena di bulan ini Allah melipatgandakan pahala, menjanjikan surga, dan berbagai hal istimewa hanya ada di bulan Ramadhan; misalnya puasa.

Berpuasa merupakan kewajiban bagi seluruh umat Islam yang beriman. Orang yang berpuasa dia harus mengendalikan diri dari hal hal yang membatalkan puasa dan hal hal yang membuat puasa sia sia karena hanya haus dan lapar saja. Balasannya? Tentunya Allah lah yang akan membalasnya dengan segera. Yang bisa dirasakan orang yang berpuasa secara langsung adalah kebahagiaan. Disebutkan bahwa ada dua kebahagiaan bagi orang yang berpuasa; yakni saat ia berbuka puasa dan saat kelak ia akan bertemu Tuhannya di hari akhir. Nah, dari hadits tersebut menandakan bahwa kebahagiaan akan dirasakan oleh orang yang berpuasa ketika ia berbuka puasa. Ketika sudah sehari penuh seorang yang berpuasa menahan diri dari makan dan minum serta hal-hal lain yang membatalkan puasa, maka saat azan maghrib berkumandang menandakan bahwa ia berhasil melaluinya. Apa yang bisa dilakukan seseorang di waktu itu? Yes, salah satunya adalah menyediakan free takjil bagi seorang yang berpuasa yang belum tiba di rumah hingga maghrib tiba.

Berbagi takjil merupakan agenda rutin di madrasah tempat sy mengabdi. Momen tersebut dilakukan di hari terakhir masuk sekolah sekaligus menutup serangkaian kegiatan Pesantren Ramadhan yang berlangsung selama satu minggu. Meskipun bukan sy pribadi yang melakukannya, namun ada bahagia ketika kami bersama anak-anak (Osis) melakukannya bersama. Melihat mereka menumbuhkan karakter bekerja sama dan dermawan kepada sesama adalah bonus dari kebahagiaan lain di hari tersebut.

Meskipun hanya segelas es buah dan tiga butir kurma, namun acara berbagi takjil menjadi bermakna. Ada tawa anak-anak dan ada respon suka dari para penerima takjil tersebut. Mereka seakan tidak terganggu karena ada anak-anak yang menghentikan di tengah jalan. Alhasil, sekitar 400 paket free takjil alhamdulillah bisa terbagikan dalam waktu satu jam saja.

Ya, ada kebaikan dalam tiap takjil yang diterima. Kebaikan yang teraduk dalam paket takjil tersebut ketika anak-anak menyiapkannya.  Momen berbagi takjil itulah yang begitu berkesan saat Ramadhan kali ini. Setelahnya, kami para dewan guru dan staf satu yayasan dan anak-anak Osis kemudian berbuka bersama. Meskipun acara tidak berlanjut hingga tarawih bersama, namun tali silaturrahim tak terasa semakin erat saja. Lebih jauh yang terasa adalah ikatan batin kami semakin kuat dan merasa menjadi saudara dengan rekan kami satu yayasan.

Well, sebenarnya hampir setiap momen dalam bulan Ramadhan adalah mengesankan. Bangun lebih awal untuk menyiapkan sahur, mengajari Mas Farhan sahur, mengajari Mas Farhan salat berjamaah, membiasakan tilawah, menyiapkan sajian berbuka, berburu persiapan lebaran, membuat kue lebaran, menjelaskan tentang zakat fitrah kepada Mas Farhan, mengajak Mas Farhan dan Mas Fatan salat tarawih, dll yang terkadang juga membuat godaan berpuasa semakin besar karena semua hal tadi ternyata belum berjalan mulus. Hehe.. apalagi yang tentang mengajari Mas Farhan yang begitu banyak pertanyaan dan jawaban.

But everything's okay, Mom. Let's try. Trial and error are possible but successfull is more possible, right!

*tulisan ini diikutkan dalam blog challenge bersama #bloggerperempuan dalam #30HariKebaikanBPN

#RamadhanHari ke 28

~from Rumah Teduh with Luv